Memajukan Industri Kreatif Seni Budaya
Usaha memajukan Industri kreatif di bidang seni budaya, membutuhkan kolaborasi antara IT dan SDM. Kolaborasi tersebut memang strategis. Selain memajukan seni budaya Nusantara juga agar dapat menampung melimpahnya jumlah tenaga kerja baru.
Banyaknya SDM sebagai angkatan kerja di satu sisi, sebuah investasi yang telah menghabiskan banyak biaya, Namun di sisi lainnya, adalah aset bagi antara lain berkembangnya industri kreatif seni budaya. Maka perlu ada usaha pengembangan kompetensi dijital dan penyiapan perilaku kinerjanya.
Do Indonesia, kekayaan seni budaya Nusantara sebagai sumber konten industri kreatif IT melompah , maka perlu sinergi SDM, seni dan teknologi. Sehingga berpotensi muncul banyak karya yang bernafaskan kenusantaraan.
Kekayaan Konten Seni Budaya Indonesia saat ini
Bagaimana dengan tuntutan kualifikasi SDM di bidang jabatan kerja dijital dan IT ? Jelas bahwa pengguna membutuhkan kompetensi profesi IT.
Serta apa sifat jabatan konten kreator untuk IT ? Jabatan kreator ini berkarakter khusus, yakni membutuhkan kemampuan intuitif dan imajinatif. Inilah aspek SDM yang sngat vital.
Untuk itu maka silabus pelatihan yang dibuat terdiri dari pengembangan bakat seni, keluwesan memprogram, enterpreneur, intrapreneur, apresiasi seni, dan kreatifitas. Dan pasti juga apresiasi pada konten sejarah, seni dan budaya serta pesona alam Nusantara. Kemudian materi pelatihan lain yang penting adalah pengembangan inovasi dan kolaborasi berjejaring media.
Peluang di bidang Seni Budaya
Saat ini banyak kegiatan kelompok seni budaya mempromosikan kecintaan budaya negeri. Karena kekayaan seni budaya Nusantara memberi peluang menghasilkan karya yang diminati masyarakat.
Karya di bidang seni ini membutuhkan kemampuan insani yang tidak bisa digantikan robot.
Kerja kreatif IT bidang seni animasi konten budaya
Saat ini ada pelaku industri kreatif IT yang berkonten Seni Budaya Nusantara yang berhasil antara lain seorang alumni ASDRAFI (sekarang sekolah seni Insaga, Yogyakarta). Untuk melihat kayanya dapat di unduh di kanal youtube Jagad Mandala.
Sebagai studio, Jagad Mandala ini telah menghasilkan banyak episode film video animasi bersetting sejarah kerajaan Jawa. Jagad Mandala bekerjasama dengan karsakarya.com.
Dengan teknologi rekaman dan edit dijital, pelaku industri IT dimungkinkan lebih banyak menghasilkan karya. Dalam hal ini pekerjaan memakai perangkat perekaman dan pembuatan film dijital, dengan berbagai sistem kerjasama produksi.
Perubahan Era
Sejak reformasi maka liberalisasi produksi film untuk televisi swasta terjadi di Indonesia. Karena perubahan itu menjadikan perusahaan perfileman yang ada berfokus untuk memenuhi permintaan tuntutan perusahaan pengiklan. Sedang perusahaan pengiklan memenuhi selera masyarakat.
Namn demikian gelombang baru teknologi media layar dan aplikasi telah merubah sasaran space dan spot iklan beralih ke media sosial.
Peta jalan pemajuan Seni Budaya
Perkembangan IT barupun menyediakan peluang kerjasebagai karyawan, intrapreneur, interpreneur maupun profesi. Dan hal itu mendorong berkembangnya dunia dijital berkonten seni budaya Nusantara. Mengantisipasi hal itu maka pendidikan tinggi seni di Indonesia kemudian merancang suatu peta jalan pemajuan seni budaya.
Di tengah pesatnya IT digital, kebijakan tersebut, pasti harus ditempuh antara lain dengan memperbesar akses pendidikan, pelatihan dan pemagangan kerja kreatif dijital. Dan tentu saja penghargaan yang pantas bagi pekerja seni.
InSAGA ASDRAFI memang mantab !
Everything is very open with a really clear clarification of the issues. It was definitely informative. Your site is very helpful. Thanks for sharing!
Im more than happy to find this page. I wanted to thank you for your time for this fantastic read!! I definitely really liked every part of it and i also have you book-marked to look at new things in your site.
Develop your know-how. No matter whether you’re a starter trying to define an industry time period or a specialist seeking strategic guidance, there’s an report for everyone.|Dan jika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi maka Anda bisa tenang karena sudah ada jaminan Asuransi dan juga garansi penjual.|As only one illustration, smart contracts could reduce the so-called procure-to-pay gaps. When a product arrives and it is scanned at a warehouse, a smart contract could immediately bring about requests for that expected approvals and, at the time received, promptly transfer resources from the client to the seller.