Blog IKMA >

PRODUCT SOURCING

Kelompok Produk Industri Kecil, Menengah dan Aneka DIY.

1. Bahan Minuman dan Kuliner

1O1. Bahan Kuliner, meliputi : Mie, tepung, bumbu, kerupuk, minyak kelapa.

102. Makanan Oleh-oleh dan Kuliner Wisata. Termasuk bakpia, peyek, kerupuk, abon, serundeng. Kuliner wisata termasuk gudeg kaleng, bahan bakmi jawa kering

103. Bahan minuman termasuk serbuk jamu, kopi, teh, coklat, gula semut, wedang uwuh, wedang serbat

2. Kriya : Fashion, Kerajinan dan Furnitu

201. Busana & Batik, meliputi, aneka fashion,  batik dan tenun

 202. Kerajinan tangan, ukiran kayu, keramik, anyamandari bahan alami, kerajinan kulit sandal, tas dan dompet, patung, gerabah, alat musik, dan wayang.

 

203. Furniture termasuk meja, kursi, lemari, rak, perlengkapan rumah,

3. Rempah dan Tembakau

301. Bumbu dapur meliputi bumbu penyedap, bumbu rempah, kecap, saus

302. Tembakau

302. Bahan Obat Herbal / Tradisi meliputi : daun, akar, bunga, biji), bagian tubuh hewan, dan mineral yang digunakan dalam berbagai bentuk produk seperti ekstrak, serbuk, ramuan, teh, atau minyak esensial. 

4. Produk Daur ulang

401. Kriya Vintage. mebel, alat mask, pakaian, kendaraan bekas, lampu hias, hiasan dinding dst

5. Produk Kimia dan Logam

.501. Produk bahan kimia rumah tangga seperti sabun, deterjen, pasta gigi, dan cat dinding; produk kimia khusus seperti pembersih lantai, pelicin pakaian, dan minyak angin; serta berbagai produk hilir seperti kosmetik, pelapis, dan bahan kimia untuk tekstil. 

502. Produk logam, seperti suku cadang kendaraan, peralatan rumah tangga, komponen elektronik, peralatan pertanian, aksesori kelistrikan, dan kerajinan logam seperti hiasan. Industri ini juga memproduksi barang-barang konstruksi siap pasang seperti pagar dan teralis, serta produk seperti cabinet dan cover box panel untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri

6. Olahan hasil bumi dan alam lainnya

601. Ternak, Ikan, Unggas. Termasuk pengolahan daging, susu, dan telur. Contohnya adalah bakso, sosis, kornet, dan abon dari daging; keju, yogurt, mentega, dan susu bubuk dari susu; serta telur asin dan aneka olahan telur dari telur. Produk olahan ini dapat berupa makanan jadi atau setengah jadi yang tujuannya meningkatkan daya simpan, cita rasa, dan nilai jualnya. 

602. Non budi daya / Tangkapan. Madu hutan (madu dari lebah liar)
Rotan (diolah menjadi bahan baku mebel atau kerajinan)
Bambu (diolah menjadi bahan bangunan, alat musik, atau kerajinan)
Gaharu (kayu aromatik, diolah menjadi bahan wewangian atau obat-obatan)
Getah pinus (diolah menjadi gondorukem dan terpentin)
Minyak kayu putih (diperoleh dengan distilasi daun kayu putih liar)
Kulit kayu manis (sebagai rempah-rempah atau obat)
Tanin dan kopal (bahan penyamak kulit dan resin) Ikan laut olahan (seperti ikan asin, abon ikan, kerupuk ikan, pemindangan, pengalengan)
Rumput laut (diolah menjadi keripik, bahan makanan, atau pupuk organik)
Teripang (diolah menjadi kerupuk atau bahan obat-obatan)
Minyak ikan (diolah dari berbagai jenis ikan laut) . Minyak bumi dan gas alam (diolah menjadi bahan bakar seperti bensin, solar, avtur, dan bahan baku industri petrokimia)
Batu bara (diolah menjadi bahan bakar pembangkit listrik atau industri)
Logam mulia (seperti emas, perak, diolah menjadi perhiasan, bahan elektronik, atau investasi)

 

603. Bahan tambang.Bijih besi, tembaga, dan mineral lainnya (diolah menjadi bahan baku industri manufaktur)
Batu mulia dan batu hias (diolah menjadi perhiasan atau elemen dekorasi)